Unair Jemput Bola Gelar Pameran di TP III

Salah satu stan dari Airlangga University Press yang menebar diskon bagi buku-buku terbitannya.(Foto:Dok Humas Unair)

Salah satu stan dari Airlangga University Press yang menebar diskon bagi buku-buku terbitannya.(Foto:Dok Humas Unair)

Surabaya, ZonaBerita - Universitas Airlangga kembali melakukan ”jemput bola” kepada publik melalui pameran pendidikan dan pengabdian masyarakat. Setelah tahun lalu pameran keunggulan dan hasil produk ilmiah Unair digelar di Balai Pemuda, kali ini Unair menggelar Pekan Airlangga 2009 di Convention Hall, lantai 6 pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP) III Jl Basuki Rahmad Surabaya.

Pameran dalam rangka peringatan Lustrum XI (Dies Natalis Ke-55) Unair ini, terbuka untuk umum, mulai tanggal 18 hingga 21 November 2009.

Mengapa Unair melakukan ekspose produk ilmiah? Menurut Wakil Rektor I Unair Prof Dr Mochamad Zainuddin Apt, dalam sambutan ketika membuka pameran tersebut, karena Unair adalah bagian dari masyarakat, sehingga Unair bukan merupakan “menara gading” melainkan “menara air” bagi masyarakat.“Jadi bagi masyarakat yang membutuhkan ilmu dan pengetahuan yang dikembangkan di Unair, silahkan datang dan mengambilnya,” kata Prof Zainuddin.

Dikatakan, Unair sengaja menampilkan semua aktivitas yang dilaksanakan selama ini dalam pameran yang diselenggarakan di arena masyarakat (publik) dengan maksud agar dapat dengan mudah diketahui oleh masyarakat pula. Karena itulah dalam ”Pekan Airlangga 2009” ini tampil dengan tema ”Bakti Airlangga-ku, Bangkit Indonesia-ku”.

Di tempat terpisah, Ketua umum panitia Lustrum XI Unair, Prof Dr Ruslan Effendy MS drg SpKG menerangkan, pameran dan pengabdian masyarakat kali ini diikuti 90 stan, terdiri 30 stan dari unsur fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), 30 stan dari unsur entreprenour community Unair, serta 30 stan yang lain dari unsur rekanan seperti bank, kalangan dunia usaha, percetakan, dsb.

Dalam pameran yang dibuka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB tersebut, ditampilkan produk dan unggulan dari ke-13 fakultas, lembaga, UKM, produk kewirausahaan mahasiswa dan unit kerja di Unair, pameran foto dan karikatur, bank-bank, busana, IT, produk obat, dan aneka makanan.

Disamping itu juga disediakan arena pengabdian masyarakat yang berupa konsultasi-konsultasi. Misalnya konsultasi dan pemeriksaan kesehatan (jantung, mata, penyakit dalam, urologi, gigi), konsultasi psikologi, IT dan Sistem Informasi, gizi dan kesehatan masyarakat, konsultasi obat, pelayanan pengobatan tradisional, konsultasi hukum dan rancangan bisnis, konsultasi ekonomi, perikanan dan kelautan, perpustakaan, hingga konsultasi HIV dan narkoba serta konsultasi sosial politik.

Pada hari pertama, Rabu siang kemarin, di panggung terbuka juga diperkenalkan tiga mahasiswa anggota Wanala Unair yang 10 Nopember 2009 lalu berhasil menaklukkan Puncak Gunung Kilimanjaro (5896 mdpl), puncak tertinggi ke-4 di dunia yang terletak di Tanzania – Afrika. Ketiga mahasiswa yang baru tiba kembali di Surabaya Rabu pagi kemarin itu adalah Dicky Arimiantoro (FE), Ismail Basalamah (FIB), dan Awang Pradana Paksi (FIB).

Di depan ratusan undangan itulah Dicky Cs membeberkan pengalamannya selama persiapan, saat menjalankan visi-misi pendakian, serta hikmah dan manfaat setelah berhasil menaklukkan Kilimanjaro, puncak tertinggi di Afrika. Satu kesan utama yang dipetik adalah kekayaan alam itu dikemas sedemikian rupan oleh pemerintah setempat sebagai komodity pariwisata yang sangat elegan.

”Belum pernah saya menjumpai di Indoensia arena wisata alam yang dikemas sedemikian komplet seperti di Kilimanjaro, baik mulai dari perawatan alamnya hingga kesiap-siagaan penyelamatannya,” kata Dicky, sarjana FE kurang skripsi ini.

Setelah itu baru ditampilkan display UKM dan seminar internasional keperawatan, dialog perpustakaan, dan dialog tentang HIV/AIDS. Pada malam harinya ditampilkan Airlangga Smart Contest, serta pagelaran lintas budaya, yaitu kolaborasi antara mahasiswa asing di Unair dengan mahasiswa lokal Unair. Mahasiswa asing di Unair akan menampilkan kebolehannya dalam olah kesenian yang khas dari negaranya.

Pada Kamis 19 November 2009 besok, pukul 10.00 akan ditampilkan Diabetes day (dialog dan pengabdian), Airlangga Smart Contest (lanjutan), Dialog pengajaran Kimia Berbasis ICT dan malamnya talkshow economic outlock 2010 oleh Dahlan Iskan dan Dr. Ikhsan Modjo.

Acara Jumat, pagi diadakan dialog kardiologi, dan pada siangnya talkshow investasi syariah, teknik fotografi jurnalistik, pembarantasan korupsi dengan KPK. Acara hari Sabtu, pagi diselenggarakan talkshow tentang sexologi, kanker serviks, dan malamnya Airlangga Acoustic, dan Minggu petang dipergelarkan Airlangga Charity Nite.(**/Kiriman Humas Universitas Airlangga Surabaya)

Dibaca: 64 kali

Bookmark and Share
Berlangganan artikel gratis?, masukkan email anda:

Komentar anda

Nama lengkap (wajib diisi) :
Alamat email (wajib diisi) :
Situs anda :