Semarang, zonaberita.com - Untuk bisa disebut dan menjadi bagian dari negara maju, Indonesia idealnya harus memiliki sedikitnya 4,4 juta wirausahawan. Saat ini, wirausahawan kita hanya 400 orang saja atau kurang 4 juta wirausahawan baru. Indonesia masih butuh 4 juta wirausahawan.
“Pekerja informal bisa mengisi lowongnya posisi wirausahawan. Di kancah ‘perbisnisan’, jumlah mereka nyaris 65 persen. Namun karena berbagai hal, mereka belum mengambil peran sentral,” kata Menakertrans, Muhaimin Iskandar di sela Pelantikan dan Rakerwil GP Ansor Jateng di Hotel Semesta Semarang, Jl. Wahid Hasyim, Jumat (26/2/2010) malam.
Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, pemerintah telah berupaya meningkatkan jiwa kewirausahaan pada pekerja informal. Diantaranya, melalui pelatihan atau bantuan dana,
“Program (peningkatan kapasitas dan kuantitas wirausahawan) ini sudah ada dalam APBN. Tinggal jalan,” imbuhnya.
Cak Imin menambahkan, peningkatan jumlah atau akselerasi wirausahawan nasional sangat penting, terutama menjelang berlakunya AC-FTA. Wirausahawan didorong mengisi suplai nasional, atau jika memungkinkan, pasar internasional.
Dia menegaskan pemerintah berkomitmen mem-back up program kewirausahaan. “Diharapkan, tumbuh wirausahawan baru. Ekonomi nasional berjalan,” katanya. (dtc/oen)
Dibaca: 23 kali


