Pamekasan, zonaberita.com – Pemerintah berjanji tidak akan lagi memngimpor garam rakyat pada tahun 2012 mendatang. Hal itu disampaikan Fadel saat melakukan kunjungan kerja ke Pamekasan.
“Kita harus berupaya maksimal agar kita menjadi masyarakat yang mandiri dan tidak lagi mengimpor garam ke luar negeri,” kata Fadel saat melakukan pertemuan dengan para petani garam di Desa Lembung, Kecamatan Galis.
Fadel Muhammad menjelaskan, laham garam di Indonesia sebenarnya cukup luas, yakni sekitar 34 ribu hektar.”Jika semua lahan garam ini dikelola secara optimal, kami yakin kebutuhan garam di Indonesia akan terpenuhi,” katanya, Sabtu (26/12/2009).
Di Madura, luas lahan garam yang diekploitasi mencapai 15.347 hektar tersebar di tiga kabupaten, yakni Sampang, Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep.
Menurut Fadel, produksi garam nasional pada tahun 2008 lalu hanya sekitar 1,2 juta ton, jauh lebih sedikit dibanding kebutuhan garam nasional pada 2009 yang mencapai 2,8 ton. Sehingga pemerintah terpaksa melakukan impor garam sebesar 1,6 juta ton untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Selain berjanji menghentikan impor garam rakyat dan garam produksi, Fadel seperti dikutip Antara juga berjanji akan berupaya menaikkan harga garam. Menurut dia, ketentuan pemerintah tentang harga garam di tingkat petani Rp325 per kilogram. Praktiknya belum terlaksana. Hal itu terjadi karena harga garam cenderung dipermainkan oleh para calo Sehingga, sambung Fadel, pemerintah juga perlu memberantas mata rantai pembelian garam melalui para.(**/hs)
Dibaca: 29 kali


