Surabaya, zonaberita.com - Rencana Pemprov Jatim mempercantik Gunung Bromo menjadi Bromo Vulcania Park, ternyata tidak main-main. Diam-diam Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) telah mengajukan rencana pembeayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 200 miliar.
Kepala Disbudpar Jatim Djoni Irianto kepada wartawan seusai rapat kerja bersama Asosiasi Tour dan Travel (Asita) Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (30/3/2010), mengungkapkan jika pengajuan rencana pembeayaan disetujui pemerintah pusat maka pembangunan akan mulai dilakukan sejak awal tahun 2011.
Meski peluang melibatkan kerjasama pihak swasta, Djoni mengaku lebih tertarik mengajukan rencana anggaran melalui APBN 2011. Karena menurutnya, pendanaan melalui APBN dianggap lebih mudah.
Dipaparkan Djoni mengungkapkan, pembangunan Bromo Vulcania Park makin meningkatkan daya tarik wisatawan yang berkujung ke Gunung Bromo. “Kajian tentang hal ini sudah selesai dilakukan melalui kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan International Labour Organization(ILO) Prancis. Sekarang tinggal pemantapan dan menunggu keputusan dari pusat,” ujarnya Djoni.
Bromo Vulcania Park akan menempati lahan seluas 50 hektar di Desa Wringin Anom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Pemilihan desa ini karena pemandangannya bagus, potensi alamnya mendukung dan masyarakatnya sudah siap dengan kunjungan wisata. Nantinya, wahana wisata ini akan dibangun dengan misi pendidikan masyarakat dan anak-anak terkait dengan gunung berapi.
“Melalui wahana ini, nantinya wisatawan yang datang di Bromo tidak hanya menikmati indahnya gunung Bromo akan tetapi juga bisa memahami masalah lingkungan dan karakter gunung berapi,” jelas Djoni.(ijo)


