Awas, Penculik Mengincar Perhiasan Bayi Anda

Sketsa penculik bayi Hajjah, disebar Polres Metro Tangerang. (poskota)

Sketsa penculik bayi Hajjah, disebar Polres Metro Tangerang. (poskota)

HINDARILAH mempersolek bayi Anda dengan perhiasan berharga. Sebab bisa jadi, sindikat penculik bayi sedang mengincar perhiasan berharga itu. Sindikat ini memang tidak terlalu garang, dengan (maaf) meminta tebusan atau membunuh bayi Anda. Tetapi ulah mereka akan cukup membuat stres.

Modus sindikat ini, antara lain menyebar perempuan ke tempat-tempat di mana biasanya ibu-ibu atau pengasuh bayi direpotkan oleh keadaan. Misalnya di rumah sakit, pasar, atau pertokoan bahkan mall. Mereka berpura-pura terpesona pada bayi Anda, lalu berpura-pura ingin menggendong, dan kabur saat si-empunya bayi sedang lengah.

Peristiwa itu setidaknya menimpa Ny Illah Rohulah, warga Kampung Jengkol Rt 03/05, Kresek, Kabupaten Tangerang. Bayinya yang masih berumur 1,4 tahun sempat dua hari dibawa kabur penculik. Kamis (9/3/2010), bayi bernama Hajjah Saminah itu dihantar seorang penjaga warnet ke Polres Metro Tangerang.

“Dua hari lalu, ada seorang perempuan membawa bayi datang menggunakan telepon di warnet yang saya jaga. Bayi itu nangis terus. Perempuan yang mengaku ibunya itu meminta tolong saya untuk menggendong. Dia kemudian pamit membayar ongkos ojek dulu,” kata Retno, penjaga Wartel Pratama di kawasan Daan Mogot itu. Di luar dugaan, si perempuan berkerudung yang mengaku ibu bayi itu tak kunjung kembali hingga akhirnya ia membaca koran tentang penculikan bayi yang ciri-ciri pelakunya perses dengan perempuan yang datang ke wartelnya.

Ny Illah bisa tersenyum setelah bayinya, Hajjah (1,4 tahun) kembali ke pelukannya. (poskota)

Ny Illah bisa tersenyum setelah bayinya, Hajjah (1,4 tahun) kembali ke pelukannya. (poskota)

selidik punya selidik, ternyata perempuan berkerudung itu telah mempreteli perhiasan emas yang melekat di tubuh balita Hajjah. Ny Illah mengaku, saat diculik putri ketiganya itu memang mengenakan anting dan gelang emas.

Petugas Metro Tangerang kini memburu perempuan berkerudung pelaku penculikan Hajjah. Ada dugaan, pelaku adalah anggota sindikat penculik bayi. Mereka terkoordinir. Anggota-anggotanya sengaja disebar dan diwajibkan stor. Praktik seperti ini pernah diterapkan dalam sindikat pengepul pengemis dan anak-jalanan.  “Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya,”  ungkap Kapolres Metro Tangerang, Kombes Maruli CC Simanjutak, di dampingi Kasat Reskrim, Kompol Ari Ardhian. (pk/ijo)

Dibaca: 54 kali

Bookmark and Share
Berlangganan artikel gratis?, masukkan email anda:

Komentar anda

Nama lengkap (wajib diisi) :
Alamat email (wajib diisi) :
Situs anda :