4 Binatang Politik Terpopuler di Indonesia

ilustrasi binatang kerbau

ilustrasi binatang kerbau

SEJUMLAH nama fauna digunakan pejabat dan tokoh negeri ini untuk mempredikatkan pihak lain sejak bergulirnya skandal Century. Cicak, Buaya, Gurita, dan Kerbau tercatat paling populer ketimbang nama hewan lainnya.

Empat kata itu, yang tadinya disandang sosok makhluk yang kerap disebut manusia sebagai fauna alias binatang bin hewan, bergeser menjadi sebuah kata olok atau kritik oleh satu pihak ke pihak lain. Bahkan, nama-nama hewan dengan makna baru itu jauh lebih populer ketimbang kata asli yang disandang sang hewan bersangkutan, seperti terdeteksi zonaberita.com pada mesin pencari google, Minggu (7/2/2010) siang ini.

Untuk kata cicak ditemukan 2,250 juta hasil pencarian. Dari jumlah itu, 1.958.700 diantaranya cicak dalam makna sebagai komisi pemberantasan korupsi yang terperinci dalam beberapa kategori pencarian. Diantaranya; Cicak vs buaya 208.000 hasil, cicak dan buaya 347.000 hasil, dan cicak buaya 381. Kategori popular lainnya adalah cicak lawan buaya, cicak versus buaya, cicak vs buaya facebook, cicak KPK, cicak nguntal boyo, dan cicak buaya.

Sedang cicak bermakna sebagai binatang melata –binatang sungguhan– hanya didapatkan satu kategori yakni cicak kering dengan 67.000 hasil pencarian. Cicak kering dimaksud adalah bisnis hewan cicak yang dikeringkan untuk digunakan sebagai pengobatan alternatif.

Untuk pencarian kata buaya terdapat 5,250 juta hasil. Dalam dunia maya, kata buaya kerap satu paket dengan cicak sejak dua nama fauna melata itu dilontarkan Kabareskrim komjenpol Susno Duadji November tahun lalu yang kemudian menyulut ketegangan antara Polri dan KPK.

Berakhirnya episode cicak dan buaya, giliran binatang laut yang punya nama ilmiah octpus itu menyita perhatian publik menyusul terbitnya buku karya George Junus Aditjondro, ‘Dibalik Skandal Century: Membongkar Gurita Cikeas’.

Seperti halnya cicak dan buaya, pelacakan di internet siang ini untuk kata gurita didapatkan sejumlah kategori dan hasil didominasi oleh binatangnya George dibanding gurita hewan aslinya. Pencarian pada kategori ‘gurita cikeas buku semisal, sebanyak 1,730 juta. Kategori lain diantaranya yakni gurita dari cikeas dan gurita cikeas pdf mendapat hasil pencarian lumayan banyak.

Sedang pencarian gurita betulan pada kategori gurita terbesar didunia hanya mendapatkan 70.800 hasil, jauh di bawah kata gurita yang mulai menyeruak ke ranah publik beberapa saat sebalum buku tersebut resmi dilaunching 30 Desember tahun lalu. Sedangkan jumlah keseluruhan pada kata gurita didapatkan hasil 5,830 juta.

Binatang lain yang tak kalah populernya di mata publik adalah kerbau menyusul curhat presiden kepada para pejabat di Istana Cipanas 2 Pebruari lalu. Keluhan presiden terhadap demo bawa kerbau itu yang justeru menuai komentar pro kontra dari berbagai kalangan.

Padahal , tadinya, demonstrasi membawa kerbau yang dilakukan oleh beberapa peserta aksi 100 hari pemerintahan SBY – Boediono bukan menjadi bagian penting dalam aksi tersebut.

Bahkan, yang mengejutkan, pelacakan kata kerbau diinternet ternyata tidak ditemukan secara otomatis kategori kerbau yang merujuk pada demonstrasi 100 hari atau pun ketersinggungan Presiden SBY. Seluruh kategori yang ada menunjukkan kerbau dimaksud adalah kerbau yang betul-betul binatang diantaranya; kerbau toraja, kerbau kawin, kerbau bule, kerbau liar, kerbau sungai, dan kerbau lumpur.

Mesin pelacak baru bisa menemukan kerbau seperti dimaksud Presiden SBY atau kerbau yang dibawa seorang demonstran pada kasi 28 Januari lalu.

Empat nama binatang itu lebih populer dibandingkan nama binatang lainnya yang sempat mengemuka di seputar Century seperti misalnya Kodok yang dilontarkan Ruhut saat adu mulut dengan Gayus Lumbuun atau siput yang digunakan ICW saat mewarning KPK untuk segera menuntaskan kasus korupsi. “Tikus (koruptor) nggak musim, ya,” timpal aktivis Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) M Nizar saat ngobrol dengan zonaberita.com soal hewan-hewan politik belakangan ini. (hs)

Bookmark and Share
Berlangganan artikel gratis?, masukkan email anda:

Komentar anda

Nama lengkap (wajib diisi) :
Alamat email (wajib diisi) :
Situs anda :