
Warga mengevakuasi korban tewas tenggelam di pelabuhan Probolinggo, Minggu (28/2/2010). (foto:zonaberita.com/amo)
Probolinggo, zonaberita.com – Sugiharto (39) warga RT 4/RW 7, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tewas tenggelam di Pelabuhan Perikanan Pantai, Minggu (28/2/2010) jam 16.50 sore tadi. Ironisnya, tewasnya korban disaksikan isteri dan 2 anaknya.
Sore itu korban bersama isteri dan 2 anaknya, Supiati, Rohman dan Ayu, jalan-jalan di perairan tempat mangkalnya kapal nelayan setempat. Korban kemudian mengajak anaknya mandi di tempat itu. Namun dilarang isterinya. Ia pun mandi di tempat itu sendirian.
Dari dermaga Supiati melihat tubuh suaminya tiba-tiba lenyap. Yakin suaminya tenggelam, ia menjerit sekuatnya seraya meminta tolong. Mendengar ada yang meminta bantuan, sejumlah warga yang sedang memancing dan membenahi perahu dan kapal berhamburan mendekati datangnya jeritan suara tersebut. Merekapun langsung mencari jenasah korban.
Upaya warga mencari tubuh korban dengan cara menyelam, tidak membuahkan hasil. Tubuh korban baru berhasil ditemukan setelah para nelayan mencari dengan menggunakan jaring ikan. “Setelah dijaring tubuh korban bisa dianggkat dan langsung dibawa ke RSUD dr Muhammad Saleh,” jelas seorang nelayan.
Salah seorang polisi yang kebutulan berada di tempat itu, Iptu Dwi Santoso mengatakan, sebelum menceburkan ke laut, korban sempat mengajak kedua anaknya mandi bersama. Namun dilarang isterinya. “Saya kira kalau dibolehkan ikut mandi bersama bapaknya, mereka juga akan bernasib seperti bapaknya,” katanya.
Dugaan sementara, tewasnya korban karena ia tidak bisa berenang. Warga juga menduga korban terperosok di palung atau cekungan-cekungan di dasar pantai yang tidak rata itu. “Dasar pantai kayak palung, Pak. Habis dangkal, langsung dalam,” ujar warga. (amo/hs)
Dibaca: 16 kali

