Bojonegoro, zonaberita.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah khawatir terjadi hujan lokal di sekitar Bengawan Solo yang bisa mempengaruhi meluapnya air di beberapa titik wilayah Bojonegoro.
Apalagi, Senin (8/2/2010) tadi pagi kenaikan air mencapai 13.08 phielscall di papan duga Kota Bojonegoro. Ketinggian air itu naik drastis dibandingkan ketinggian air pada Minggu (7/2/2010) jam 24.00 WIB, yang berada di titik 12.70 phielscall.
Kanaikan air di sekitar kota masih terus berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Air berada dititik 13.18 phielscall atau naik 10 phielscall atau centimeter dari tiga jam sebelumnya.
“Saat ini status siaga I, kami khawati rterjadi hujan local,” kata Kepala BPBD Bojonegoro, Kasianto, Senin (8/2/2010).
Kenaikan air di Kota Bojonegoro dan sekitarnya telah diprediksi sebelumnya. Karena, di Dungus, Kabupaten Ngawi, air sudah tinggi dan dinyatakan siaga 1. “Namun, saat ini air di atas Bojonegoro atau hulu menunjukkan penurunan,” tambah Kasianto.
Seperti yang terlihat di papan duga Karangnongko, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, sejak pukul 06.00 WIB telah air berada dititik 26.46 phielscall atau turun 74 phielscall dibandingkan dengan pukul 24.00 WIB hari sebelumnya.
“Surutnya Bengawan Solo di wilayah sebelum Bojonegoro sangat besar dan kemungkinan juga segera diikuti wilah bojonegor” imbuhnya.
Semua itu bisa terjadi, jika curah hujan dihulu tidak benar, begitupula di Bojonegoro. Sebab, sejauh ini sumbangan dari anak sungai yang jumlahnya puluhan ternyata juga sangat besar. (yen/hs)


