Bojonegoro, zonaberita.com - Luka di tubuh balita Sabilul Mutaqin (2,5 th) yang tersiram air panas, Kamis (4/3/2010) tadi pagi, ternyata cukup parah. Sekitar 25 persen tubuhnya melepuh, hingga tim medis RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo merasa perlu melakukan observasi sangat hati-hati.
Menurut Humas RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, drg Thomas Djaja, observasi mendalam terhadap luka bakar yang diderita sabilul diperlukan untuk bahan mengambil keputusan apakah luka bakar itu perlu dioprasi atau cukup diobati. Yang jelas, penanganan terhadap Sabilul telah diserahkan kepada dokter spesialis kulit.
Setelah melewati masa darurat, jelas Thomas, tindakan yang mendesak dilakukan adalah mengurangi rasa sakit. Di antaranya mengatasi kuncup kelamin korban yang melepuh. Untuk mengurangi sakit saat buang air kecil, kuncup kelamin Sabilul segera disunat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sabilul tersiram air panas persis pada kemaluannya. Saat itu, bocah aktif ini sedang dalam gendongan ibunya, Ny Siti mukaromah, yang sedang memasak air di dapur. Tiba-tiba ia minta turun dari gendongan. Hanya beberapa saat kemudian, tangan anak ini menyenggol panci di atas kompor hingga air panas di dalamnya tumpah mengenai tubuhnya.(yen/ijo)
Dibaca: 20 kali


