Lumajang, zonaberita.com – Maksudnya mencari tempat yang sepi dan rimbun, mungkin biar leluasa menyalurkan hasratnya. Eh, ternyata ada polisi lewat.
Petugas kemudian memboyong Jalil (22), pemuda tani warga Desa Duren, Kecamatan Klakah dan Bunga (15) protolan SMP asal Desa Mlawah Kecamatan Klakah itu ke Mapolsek Gucialit untuk dimintai keterangan. Hasilnya, polisi menetapkan Jalil sebagai tersangka lantaran berusaha mencabuli Bunga.
“Pelaku kami jerat dengan pasal 82 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tegas kepala Unit Reskrim mendampingi Kapolsek AKP M Sochib, Selasa (12/1/2010 ).
Perbuatan tersangka dilakukan di rerimbunan kebun teh di kawasan Air Terjun Kertowono, Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit Senin (11/1). Saat itu, polisi yang sedang patroli di kawasan terkenal rawan kejahatan itu mendengar teriakan perempuan yang diketahui kemudian adalah bunga. “Jangan, jangan,” kata Aiptu Dewandono menirukan teriakan yang terdengar petugas di lapangan.
Petugas kemudian mendatangi sumber suara. Hasilnya, seorang pemuda hendak beradegan seks dengan gadis ABG yang melakukan penolakan. “Korban mengakui hendak disetubuhi. Sudah ditindih,” tambahnya.
Antara tersangka dan korban sebetulnya sudah berpacaran sejak kali pertama kenal sebulan lalu. Tersangka mengaku, awalnya mengajak jalan-jalan Bunga di kebun teh itu hanya untuk plesir. Namun, saat duduk berduaan, ia melihat rok Bunga tersingkap. Syahwatnya pun membuncah dan kemudian mencumbu Bunga. Merasa kurang, tersangka berniat meminta lebih dari itu.
Penetapan tersangka juga didasari tidak terimanya orang tua korban atas kejadian itu. Orang tua korban tahu kejadian setelah mendapat kabar dari polisi.
Sementara itu, tersangka bersumpah tidak merencanakan adegan mesum itu. Semua terjadi lantaran spontanitas belaka. Namun, ia menyatakan siap bertanggungjawab. “Saya khilaf. Sya siap menikahi,” tegasnya. (min/hs)



media on line zona berita tampilannya bagus dan tidak membosankan. saya pribadi jadi selalu minat untuk membaca berita-beritanya. tapi tentu saja tidak mungkin langsung bagus 100%. masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. diantaranya adalah up date beritanya yang sering terlambat, jadi sering kalah sama media on line lain. demikian untuk jadi catatan redaksi zona berita. thanks
Redaksi ZB sangat berterimakasih atas masukan dan saran Anda. Mohon doa restu dan dukungan agar ZB segera mampu bersaing