Miras Renggut Satu Nyawa

Kediri, zonaberita.com – Minuman keras (miras) kembali merenggut nyawa. Korban adalah Joni Kristantio (35), warga Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Joni tewas setelah menjalani perawatan medis selama dua jam di RS Baptis Kediri. Sedangkan temannya, Sutarno (44), tetangga korban, kini tengah dirawat di ruang Instalansi Rawat Darurat (IRD).

Berdasar informasi yang diperoleh zonaberita.com, keduanya ditengarai overdosis miras. Sebab, mereka sebelumnya pesta miras bersama Rudi (33), warga Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto.

Dari keterangan tetangga korban, Ali (35), pesta miras digelar Sabtu (17/7/2010) sekitar pukul 23.00 WIB, di depan rumah Joni. Mereka menenggak miras jenis Chivas, hingga Minggu (18/7/2010) sekitar pukul 02.00 WIB.

Usai pesta miras, Joni langsung tertidur hingga Senin (19/7/2010) dini hari. Saat bangun, korban mengeluh sakit kepala, dan terus muntah-muntah. Sampai akhirnya sekitar pukul 05.00 WIB, Joni dilarikan ke RS Baptis Kediri. Sayang, nyawa korban tidak tertolong. Joni tewas pada pukul 07.00 WIB.

Selang satu jam kemudian, Sutarno teman pesta miras Joni juga masuk ke rumah sakit. Sutarno mengalami gejala yang sama dengan Joni. Ia langsung memperoleh perawatan medis di IRD, ruangan yang digunakan merawat Joni, sampai akhirnya meninggal dunia. Sementara, Rudi, yang juga ikut pesta miras, dikabarkan tidak sampai jatuh sakit.

“Katanya, Rudi pulang lebih awal, dan tidak ikut pesta miras itu sampai pagi,” ujar Ali, dikonfirmasi zonaberita.com, Senin (19/7/2010).

Terpisah, Kepala IRD RS Baptis Kediri dr Wahyu Yulianto membenarkan adanya dugaan overdosis miras pada tubuh korban. Medis menyebut korban mengalami Asidosis atau gangguan pada keseimbangan tubuh yang disebabkan alkohol.

dr Wahyu mengatakan, saat masuk ke rumah sakit, kondisi pasien sudah buruk, kesadarannya berkurang, detak jantungnya cepat, tensinya pun menurun, dan matanya berkunang-kunang. “Kita langsung menanganinya dengan memberi infus dan oksigen,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Kediri Kota, AKP Sudadi, mengaku belum menerima laporan adanya dugaan overdosis yang menyebabkan seseorang meninggal dunia. “Anggota di lapangan masih mengumpulkan data,” katanya. (an/isp)

Bookmark and Share
Berlangganan artikel gratis?, masukkan email anda:

Komentar anda

Nama lengkap (wajib diisi) :
Alamat email (wajib diisi) :
Situs anda :