Pasuruan, zonaberita.com – Nasikha, 65, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Warga desa Tanjungarum, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tewas akibat pukulan benda tumpul, Rabu (24/2/2010). Setelah tewas, perhiasan korban, seperti giwang, kalung dan cincin dilucuti pembunuhnya.
Jasad korban diketahui pertama kali oleh putrinya sendiri, Baiyah, 45, yang rumahnya bersebelahan. Baiyah curiga, meski matahari sudah tinggi sekitar pukul 08.00 WIB, ibunya tidak keluar sama sekali dari rumah.
Kemudian, ia memasuki rumah tersebut dan mendapati Nasikhah sudah tewas di ranjang dengan keadaan telentang kaku. Darah yang keluar dari kepala belakang yang terluka akibat pukulan benda tajam, membasahi bantal dan ranjang.
“Kami melihat kondisi Nenek Nasikha ternyata sudah kaku,” terang saksi yang ditemani Alfiah dan Ifa.
Menurutnya, sejak tiga hari terakhir, Nasikha mengeluarkan dan menggunakan perhiasannya. Maklum ia baru saja sembuh dari sakit stroke yang dideritanya dan jalannya juga masih tertatih. “Ia ingin menikmati simpanan perhiasannya yang jarang dipakai,” imbuh Ifa.
Polisi yang menggelar olah TKP menemukan sejumlah bukti berupa puntung rokok dan lainya. Hanya saja polisi sulit mengidentifikasinya, karena TKP sudah tidak asli lagi. Beberapa saat setelah korban ditemukan, warga berusaha memberikan pertolongan. Namun hal ini justru merusak petunjuk yang ditinggalkan pelaku.
“Sejumlah saksi diamankan untuk dimintai keterangan dan korban dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi,” tandas AKP Syamsul Arifin, Kasat Reskrim saat mendampingi AKBP Ahmad Yani, Kapolres Pasuruan. (abu/oen)
Dibaca: 26 kali


