
Pataka (surat pengangkatan) sebagai penanda hari jadi Kota Pasuruan dikirab, Senin (8/2/2010). (foto:zonaberita.com/abu)
Kota Pasuran, zonaberita.com – Penentuan hari jadi Kota Pasuruan didasari pengangkatan Untung Suropati sebagai Adipati Pasuruan oleh Pangeran Nerangkusumo yang mendapat restu Raja Mataram, Amangkurat II.
Pengangkatan itu ditandai dengan sebuah Pataka (surat pengangkatan) pada 8 Februari 1686.
Ini isi Pataka itu:
“Siro sun karya Dipati, jumeneng noto Pasuruhan, ngadegeno karatone, sakahe mancanegara, kabeh siro keriga, sawetan Gunung Lawu, kabeh siro prentahono, opo siro sun arani, Dipati Prawironegoro mangkata sawengi mengko, hei Paman Angrangkusumo, diko ingkang ngatereno apa sun wenehi jejuluk Tumenggung Prawironegoro.”
Dalam bahasa Indonesia:
“Engkau saya jadikan Dipati bertahta di Pasuruan, semua negeri didekatnya engkau persiapkan, sebelah timur Gunung Lawu, semuanya engkau kuasai dan engkau saya anugerahi nama Adipati Prawironegoro dan berangkatlah nanti malam, hei Paman Angrangkusumo, engkau yang menghantarkan dan saya anugerahi nama Tumenggung Prawironegoro.”
Pataka itu dibacakan A Hasani Ketua Dewan, Senin (8/2/2010) didampingi Walikota Aminurrokhman, Wawali Pudjo Basuki serta dua wakil anggota dewan, Abd Malik dan Zainul Arifin dalam peringatan hari Jadi Kota Pasuruan ke-324.(abu/hs)
foto-foto kirab hari Jadi Kota Pasuruan ke-234, zonaberita.com/abu:





