Situbondo, zonaberita.com - Kekhawatiran tidak lulus menghadapi ujian nasional (unas) terus menghantui para siswa. Di Situbondo sejumlah sekolah menengah atas menggelar doa istighosah di sekolah masing-masing, mereka berharap dengan berdoa sebagai permohonan terakhir terhadap yang maha kuasa agar para siswa bisa lulus menghadapi unas.
Pelaksanaan ujian nasional yang akan tetap diberlakukan oleh mendiknas terus menimbulkan keresahan siswa di lingkungan sekolah, seperti yang dilakukan para siswa peserta unas di SMAN Kapongan, mereka melakukan sholat sunnah duha dan dilanjutkan dengan doa istihgosah bersama sebelum memulai aktifitas belajarnya di sekolah.
Sholat sunnah duha dan doa istighosah tersebut dilakukan sebagai permohonan terakhir terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi kelulusan dalam menghadapi unas pada bulan maret mendatang.
Sejak mendiknas ngotot untuk memberlakukan unas, para siswa selama ini telah belajar secara maksimal baik di sekolah maupun di luar sekolah, namun hal tersebut masih saja menjadi kekhawatiran siswa. “Kami sudah belajar keras, tapi kami khawatir tidak lulus karena standar kelulasan unas masih tinggi,” kata Anita, salah satu siswa kepada www.zonaberita.com, Sabtu (27/2/2010).
Terhadap pelaksanaan unas yang ditetapkan oleh pemerintah pusat tersebut, sebenarnya para siswa dan sejumlah guru menolaknya. Pasalnya, kebijakan pemerintah memberlakukan unas sebagai standar klulusan siswa di sekolah masih belum mampu dilakukan ini karena berbagai masalah di dunia pendidikan masih belum ada perhatian pemerintah.
Terbukti di SMAN Kapongan bergagai materi pelajaran terus digencarkan oleh guru. Namun hasil try out Unas digelar beberapa kali hasilnya ternyata masih 30 persen siswa yang berhasil lulus selebihnya tidak lulus.
“Sebenarnya para guru kecewa terhadap kebijakan pemerintah pusat terhadap unas, tapi bagaimana lagi, jadi kita berdoa ini merupakan pasrah terhadap yang maha kuasa,” tegas Sugiono Waka Humas SMAN Kapongan.
kegiatan isitghosah bersama yang dilakukan siswa ini akan terus dilakukan hingga menjelang hari-hari mendekati pelaksanaan unas. Meski demikian para siswa dan guru ini berharap agar pelaksananaan unas ditinjau ulang. (sas/hs)
Dibaca: 27 kali


