Detik-detik di Hari Wafatnya Gus Dur

Gus Dur

Gus Dur

Jakarta, zonaberita.com – Berikut kronologi menjelang wafatnya Gus Dur, tanggal 30 Desember 2009 lalu. Termasuk pada menit-menit terakhir sebelum dan setelah kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di hari itu.

Pukul 11:30 WIB
Gus Dur mengeluh sakit hebat pada bokong kanan hingga ke tungkai dan kaki. Dokter melakukan pemeriksaan dan menduga ada sumbatan pada pembuluh darah pada tungkai kanan dan kiri Gus Dur.

Pukul 12.30 WIB
dokter melakukan pemeriksaan ultrasonografi dan menemukan adanya enam lokal pada pembuluh darah arteri panggul kanan dan panggul kiri. Tim dokter juga melakukan pemeriksaan angiografi. Karena pagi itu Gus Dur mulai sesak nafas, dokter memindahkan dia ke ICU Pusat Pelayanan Jantung Terpadu RSCM untuk persiapan angiografi. Dokter memberikan penjelasan mengenai rencana tindakan medis tersebut kepada keluarga pihak keluarga memberikan persetujuan tertulis.

Pukul 14:22 WIB
Tim Medis melaporkan kondisi Gus Dur kepada Menteri Kesehatan. Menteri meminta tim dokter memberikan pertolongan yang diperlukan sebaik-baiknya dan melaporkan perkembangannya dari waktu ke waktu.

Pukul 14:40 WIB - 15:08 WIB
Dokter melakukan pemeriksaan kardiografi dan menemukan sumbatan besar mulai dari pembuluh darah besar utama atau aorta serta arteri pada panggul kiri dan kanan.

Pukul 15:30 WIB
Dokter melakukan prosedur untuk mengambil bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah.

Pukul 17:00 WIB
proses pengambilan bekuan darah selesai. Selama proses pengambilan bekuan darah terjadi penurunan kondisi pasien disertai penurunan kesadaran sehingga dokter kemudian melakukan tindakan nafas bantu dengan alat bantu pernafasan disertai tindakan untuk memperbaiki kondisi pasien.  Hal itu dilaporkan kepada Menteri Kesehatan tim dokter kepresidenan dan tim medis RSCM karena ada pemberitahuan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan datang menjenguk.

Pukul 18:15 WIB
kondisi Gus Dur kritis dan makin memburuk sehingga tim dokter memutuskan melakukan resusitasi, tindakan untuk menyelamatkan hidup pasien.

Pukul 18:25 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di RSCM dan ditemui oleh keluarga Gus Dur yang berada di depan ruang tindakan, sekitar 20 meter dari tempat pasien dirawat. Presiden masuk ke koridor ruang tindakan dan berdoa di depan pintu masuk ruang tindakan didampingi Menteri Kesehatan dan menantu Gus Dur.

Pukul 18:30 WIB
Presiden menjauhi ruang tindakan serta berbicara dengan tim dokter dan Menteri Kesehatan. Resusitasi masih terus dilanjutkan di ruang tindakan.

Pukul 18:45
WIB Gus Dur dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter. Tim dokter melaporkan hal itu kepada keluarga dan Presiden.

Pukul 18:55 WIB
Presiden meninggalkan RSCM.

Kronologi tersebut disampaikan Tim Medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta tentang kondisi terakhir kesehatan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan tindakan perawatan yang dilakukan menjelang wafatnya Presiden RI ke-4 itu.

Dengan ijin dari pihak keluarga, Direktur Utara RSCM Akmal Taher didampingi Ketua Tim Dokter Gus Dur, Prof Yusuf Misbach, dan adik kandung Gus Dur, Umar Wahid, menjelaskan tindakan medis yang dilakukan dokter terhadap Gus Dur pada hari-hari terakhirnya di Gedung A RSCM Jakarta, Selasa (5/1/2010).

Menurut Akmal, Gus Dur wafat karena ada bekuan-bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah besar utama yang mengganggu kerja jantung dan mungkin mengakibatkan gagal jantung.(ant/hs)

Bookmark and Share
Berlangganan artikel gratis?, masukkan email anda:

Komentar anda

Nama lengkap (wajib diisi) :
Alamat email (wajib diisi) :
Situs anda :